muara tara beraksi

Selasa (02/07) pukul 05 WIB, massa sekitar 30 orang, dengan membawa senjata laras panjang( senjata tradisioanal Kecepek) juga parang mengendarai 20 motor bergerak serta mengamuk membakar dua kantor polsek dan Rumah Dinas Mapolsek, kedua Polsek yakni kantor Polsek Muara Rupit dan Polsek Rawas Ulu, dalam insiden ini tidak ada korban dari aparat polsek.

Sedangkan situasi di wilayah itu masih mencekam bahkan masyarakat menutup jalan lintas Sumatera di wilayah itu sehingga arus lalu lintas mulai terganggu. Seorang warga Desa Karang Anyar yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB massa bergerak menuju Polsek Muara Rupit.Ia mengatakan, awalnya polisi mengejar kawanan perampok yang meresahkan warga sekitar itu.

Peristiwa terjadi di Desa Karang Anyar polisi melepaskan tembakan dan diduga terkena warga setempat hingga meninggal, setelah itu massa berkumpul lalu beringas dengan membakar kantor Polsek tersebut.

Dua kantor Polisi Sektor (Polsek) di Kecamatan Muara Rupit dan Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, dibakar warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Rupit, massa pertama membakar Polsek Muara Rupit kemudian bergerak ke Polsek Rawas Ulu.

Kedua gedung polsek menjadi amukan massa berawal dari tewasnya seorang warga Desa Karang Anyar berinitial H yang masih berstatus pelajar kelas 2 SMA yang bukan target, sedangkan yang merupakan target polisi berinitial S, jelas sumber.

Camat Rawas Ulu Burlian ketika dihubungi, Selasa ; “Kami tidak tahu persis awal kejadian itu, namun berdasarkan keterangan masyarakat Muara Rupit ada warganya tewas ditembak polisi,” ujarnya.

Pergerakan masa menurut imformasi dikatakan Sekcam Rawas Ulu diduga salah tembak, penggerebakan hingga terjadi penembakan, yang dilakukan oleh aparat didesa tersebut salah tembak yang mengakibatkan satu korban tewas warga Karang Anyar Kecamatan Muara Rupit, Menurut sumber yang enggan disebut namanya menuturkan, kepada Skandal via Ponsel “kami tidak dapat menahan pergerakan massa yang membawa senjata api laras panjang (Senjata Api Tradisional Kecepek), dan parang, “jelasnya.

Sedangkan menurut sumber Polres yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada media ini, menuturkan mereka melapor atas peristiwa tersebut tapi diduga kurang puas mungkin itulah salah satu penyebabnya, dan yang kita tahu di JALINSUM setiap harinya selalu ada perampokan motor oleh pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat,” terangnya.

Hingga kerusuhan terjadi, sebelumnya massa bergerak membakar Polsek Kecamatan Muara Rupit terlebih dahulu, lalu massa mendatangi dan membakar Polsek Kecamatan Rawas Ulu urai. Seorang warga menuturkan, kami sudah berusaha meredam massa, namun kami tidak bisa menghalangi massa yang makin beringas, informasi dari masyarakat dikarenakan ada korban tewas dari warga terkena tembakan oleh aparat. (ado wong dusun itu yang mati ditembak pak red), kita hanya pakai mulut tak mampu untuk menahan amukan mereka, sampai berita ini naik cetak massa memblokir akses jalan umum Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Karang Anyar (panggung ).

Masyarakat Rupit Rawas semakin resah dengan kejadian tersebut, sampai sekarang belum ada bantuan dari pihak manapun, saat menghubungi Kapolres melalui Kasat-reskrim Mura hpnya tidak aktif, Camat Muara Rupit juga saat dihubungi ponselnya selalu tidak aktif. (ed)

Sampingan

1

masyarakat manah resmi mintah bupati musi rawas pindahkan kepek SDN manah resmi dari desa kami

 

 

index

Musi rawas.kabar liperri Menginggat keluhan warga desa manah resmi kecamatan muara beliti kabupaten musi rawas.tentang persengketahan kepala sekolah SDN manah resmi kepada kepalah sekolah mana resmi .persengketahan tersebut berawal .dana komite membahas pembangunan pagar sekolah.masyarakat setempat memintah kepada pemerintah desa untuk mengecek pembangunan pagar sekolah yang tertunda .yang selama ini masyarakat percaya hal ini benar benar dikerjakan pleh kepala sekolah SDN manah resmi yaitu saudara Bastari S.pd akan tetapi pembangunan pagar dari dana komite ternyanta dikerjakan hanya 2 % yang di harapkan masyarakat dari itu kepala desa beserta perangkatnya mendatangi sekolah tersebut.akar ada jalan keluar dalam titik permasalahan ini namun apa yang dapatkan oleh pak kades hasil yang tidak memuaskan membuat tantangan bagi pak kades.saudara Bastari S.pd mengancam akan meutup TKPAUD.dari dasarnya itu pun tidak sejalur dari pokok permasalahanya. Hingaga mencuat kemuka publik.dan istri dari pak kades manah resmi dia sudah mengundurkan diri didalam pendirian atau kepengurusan TKPAUD yang selama ini ia berjuang dalam selama pendirian TK tersebut.dikarnakan TK tersebut sudah diambil alih oleh Saudara Bastari S.pd selaku kepala sekolah SDN manah Resmi.setelah mencuat beritah ini harapan dari pak kades manah resmi kepada bapak bupati musi rawas H.Riduan Mukti agar mengambil sikap tegas kepada saudara Bastari S.pd sesuai dengan PP.no 53 tentang kedisiplin pegawai negeri. Sanksi diharapkan berjalan dan hokum dimusi rawas tetap berlaku kepada pegawai negeri dalam pelanggaran tugasnya. Sedangkan sauadra Bastari S.pd lebih kurang tiga bulan bertugas menjadi kepalah sekolah SDN manah resmi suda membuat keresahan kepada masyarakat desa manah resmi ataupun membuat perangkat desa manah remi resa membuat terror terror yang seharusnya tidak tilakukan oleh seorang pejabat.menurut pak kades sudah berapa kali pergantian kepalah sekolah SDN manah resmi akan tetapi mereka tiak perna ada permasalan dengan desa,yang intinya permintaan dari masyarakat manah remi kepada bapak bupati musi rawas agar segera dan secepat mungkin menggantikan kepala sekola SDN mana resmi dengan siapa saja itu terserah yang jelas saudara Bastari jangan di tugaskan di SDN manah Resmi lagi baik menjadi guru atau kepala sekola manah resmi.dengan alas an apapun juga masyarakat desa mana resmi tidak mau saudara Bastari jangan ditugaskan kedesa kami lagi ujar masyrakat manah resmi didampingi aleh pak kades disamping permasalah ini selesai sauadara Bastari memotong dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) sebersar Rp.60.000.dengan alasan untuk uang jasa minyak dan rokok apabila uang tersebut tidak mau dipotong maka wali murid harus mengambil sendiri kekantor pos atau tempat pengambilan dana tersebut mau tidak mau wali murid harus memberikan uang tersebut kepada bastari .seadngkan intruksi atau petunjuk dari MENDIKBUD dana BSM tidak boleh dipotong satu rupiah pun dengan alas an apapun juga.jumlah siswa SDN manah Resmi yang mendapatkan BSM hanya 11 siswa seaharusnya persiswa menerima dana BSM Rp.360.000 akan tetapi dipotang oleh Bastari S.pd Rp.60.000 hanya menerima Rp.300.000 menurut dari saudara Tamim pabli selaku KABID DIKDAS dana tersebut tidak bole dipoton satu rupiahpun dengan alasan apa saja. Dan yang lebih anehnya lagi saudara Bastari S.pd meminta uang Rp.50.000 kapada wali murid kelas VI degan alas an pindah rayon.apa bila kita tidak memberikan uang kepada Pihak dinas pendidikan kabupaten musi rawas maka berkas pindah rayon tidak ditanda tangani oleh pihak dinas pendidikan musi rawas ujar bastari kepada wali murid.SUKAMTO selaku sekretaris dinas pendidikan musi rawas mengatakan pihak dinas tidak perna meminta uang pindah rayon,apalgi meng intruksikan kepada kepala sekolah agar menyetor uang pndah rayon.EDISONMusi rawas.kabar liperri Menginggat keluhan warga desa manah resmi kecamatan muara beliti kabupaten musi rawas.tentang persengketahan kepala sekolah SDN manah resmi kepada kepalah sekolah mana resmi .persengketahan tersebut berawal .dana komite membahas pembangunan pagar sekolah.masyarakat setempat memintah kepada pemerintah desa untuk mengecek pembangunan pagar sekolah yang tertunda .yang selama ini masyarakat percaya hal ini benar benar dikerjakan pleh kepala sekolah SDN manah resmi yaitu saudara Bastari S.pd akan tetapi pembangunan pagar dari dana komite ternyanta dikerjakan hanya 2 % yang di harapkan masyarakat dari itu kepala desa beserta perangkatnya mendatangi sekolah tersebut.akar ada jalan keluar dalam titik permasalahan ini namun apa yang dapatkan oleh pak kades hasil yang tidak memuaskan membuat tantangan bagi pak kades.saudara Bastari S.pd mengancam akan meutup TKPAUD.dari dasarnya itu pun tidak sejalur dari pokok permasalahanya. Hingaga mencuat kemuka publik.dan istri dari pak kades manah resmi dia sudah mengundurkan diri didalam pendirian atau kepengurusan TKPAUD yang selama ini ia berjuang dalam selama pendirian TK tersebut.dikarnakan TK tersebut sudah diambil alih oleh Saudara Bastari S.pd selaku kepala sekolah SDN manah Resmi.setelah mencuat beritah ini harapan dari pak kades manah resmi kepada bapak bupati musi rawas H.Riduan Mukti agar mengambil sikap tegas kepada saudara Bastari S.pd sesuai dengan PP.no 53 tentang kedisiplin pegawai negeri. Sanksi diharapkan berjalan dan hokum dimusi rawas tetap berlaku kepada pegawai negeri dalam pelanggaran tugasnya. Sedangkan sauadra Bastari S.pd lebih kurang tiga bulan bertugas menjadi kepalah sekolah SDN manah resmi suda membuat keresahan kepada masyarakat desa manah resmi ataupun membuat perangkat desa manah remi resa membuat terror terror yang seharusnya tidak tilakukan oleh seorang pejabat.menurut pak kades sudah berapa kali pergantian kepalah sekolah SDN manah resmi akan tetapi mereka tiak perna ada permasalan dengan desa,yang intinya permintaan dari masyarakat manah remi kepada bapak bupati musi rawas agar segera dan secepat mungkin menggantikan kepala sekola SDN mana resmi dengan siapa saja itu terserah yang jelas saudara Bastari jangan di tugaskan di SDN manah Resmi lagi baik menjadi guru atau kepala sekola manah resmi.dengan alas an apapun juga masyarakat desa mana resmi tidak mau saudara Bastari jangan ditugaskan kedesa kami lagi ujar masyrakat manah resmi didampingi aleh pak kades disamping permasalah ini selesai sauadara Bastari memotong dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) sebersar Rp.60.000.dengan alasan untuk uang jasa minyak dan rokok apabila uang tersebut tidak mau dipotong maka wali murid harus mengambil sendiri kekantor pos atau tempat pengambilan dana tersebut mau tidak mau wali murid harus memberikan uang tersebut kepada bastari .seadngkan intruksi atau petunjuk dari MENDIKBUD dana BSM tidak boleh dipotong satu rupiah pun dengan alas an apapun juga.jumlah siswa SDN manah Resmi yang mendapatkan BSM hanya 11 siswa seaharusnya persiswa menerima dana BSM Rp.360.000 akan tetapi dipotang oleh Bastari S.pd Rp.60.000 hanya menerima Rp.300.000 menurut dari saudara Tamim pabli selaku KABID DIKDAS dana tersebut tidak bole dipoton satu rupiahpun dengan alasan apa saja. Dan yang lebih anehnya lagi saudara Bastari S.pd meminta uang Rp.50.000 kapada wali murid kelas VI degan alas an pindah rayon.apa bila kita tidak memberikan uang kepada Pihak dinas pendidikan kabupaten musi rawas maka berkas pindah rayon tidak ditanda tangani oleh pihak dinas pendidikan musi rawas ujar bastari kepada wali murid.SUKAMTO selaku sekretaris dinas pendidikan musi rawas mengatakan pihak dinas tidak perna meminta uang pindah rayon,apalgi meng intruksikan kepada kepala sekolah agar menyetor uang pndah rayon.EDISON

MUSI RAWAS LEMA PENGAWASAN DANA BOS

Musi rawas LIPER-RI
Mengacu pada peraturan menteri pendidikan nasional dan kebudayaan republik Indonesia Nomor 51 tahun 2011 tentang petunjuk teknis penggunaan dana oprasional sekolah BOS tahun 2012.MENDIKBUD Nomor 76 Tahun 2012 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2013 dan serta tugas dan tanggung jawab sekolah.bagi yang telah menerima BOS pihak sekola harus benar
benar bertanggung jawab tentang pengelolaan dan pembelanjaan dana BOS tersebut.pihak sekolah bersipat transparansi kepada dewan guru,wali murid ataupun masyarakat.dan akuntanbel tentang pembelanjaan dana BOS komite bendahara dan kepala sekolah bertanggung jawab penuh tentang pembelanjaan dana BOS disetiap sekolah yang menerima dana BOS.beberapa sekolah SDN di kabupaten musi rawas diduga dalam penyimpang. Seperti rehab ringan yaitu,

pengecetan atu perbaikan sekolah sering kali tidak dikerjakan oleh pihak sekolah dari petunjuk BOS poin 12 seperti pembelian computer kebanyakan itu tidak ada disekolah tersebut apa memang sengaja tidak dibelikan apa memang lemah pengawasan dari dinas pendidikan dan insepektorat musi rawas .sedang kan dari petunjuk teknis BOS No.51 tahun 2011 suda jelas tentang penalokasian dana BOS setiap ahir tahun pembelian seperangkat computer,destop/work station.apa bila uang tersebut lebih maka dikembalikan ke kas NEGARA terkadang halaman sekolah tersebut tanpa ada keindahan dan bahkan di dan bahkan pelapon sekola sudah jebol tanpa ada perbaikan disekolah tersebut.sama seperti halnya di sala satu contoh sekolah diduga menipulasi data siswa .hal ini terjadi di SDN trikarya dari hasil audit insepektorat tahun 2011 4 siswa piktiktip tapi hingga sampai sekarang tidak mencuat dimuka publik .dalam persedur insepektorat turun langsung kelapangan

untuk,mengecek pembelanjaan dana BOS tepat sasaran.akan tetapi terjadi di musi rawas pejabat insepektorat hanya memeriksa pihak sekolah sebatas kantor UPTD saja.bagaina dana BOS dialokasikan dengan benar oleh pihak sekolah,sedangkan pihak insepektorat saja memerikasa hanya sebatas SPJ sekolah hanya dikantor UPTD,kesalahan yang patal yang dilaksanakan pihak sekolah dana BOS di bangun pagar sekolah,sedangkan petunjuk BOS sudah jelas tidak boleh dibangun gedung dan sebagainya,kenapa sekoalah satu atap SMP dan SD desa pasenan berani membangun pagar melalu dana BOS.hal ini tidak terpantau oleh pihak dinas pendidikan /manejer BOS saudari masurah apalagi insepektorat,dikarnakan mereka mematu hanya sebatas kantor UPT bukan memantau kesekolah sekolah.EDISON

Polling Pilgub Sum-sel

PENGEDAR REGULATOR “ILEGAL

 

Diduga  Kopana Ilegal

 

RONI KOPANA

LIPER RI Lubuklinggau

 

saroni kopanaMenurut informasi dari salah satu seorang  karyawan Koperasi Purna Karyawan Pertamina (KOPANA)  kepada Skandal, yang meminta tidak mau disebut  jati dirinya. Menurutnya patut dipertanyakan legalitasnya, Cabang KOPANA  yang konon ceritanya koperasi ini bergerak di wilayah Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau dengan jumlah karyawan kurang lebih  sebanyak 40  tenaga kerja dengan jabatan marketing/tekhnisi, supervisor,  termasuk Kollector.  Produk Regulator yang berlambang kuda laut ini sudah beredar luas di masyarakat di wilayah sebagaimana disebutkan diatas, bahkan Cabang KOPANA Kota Lubuklinggau sudah buka cabang lagi di Sekayu, Prabumulih Sumatera Selatan dan Bengkulu Utara, ujar Rudiansyah selaku kepala Cabang KOPANA  kepada Skandal.

Dia juga dalam hal menyayangkan pemberitaan yang pernah dilangsir oleh media Nasional Pelita Rakyat yang juga LIPER-RI tidak pernah ketemu muka sama sekali (konfirmasi kepihaknya), didalam koran alat (kepala gas/regulator) kita belum ada kalibirasinya, surat  kita ada semua dari pusat Sertifikat kalibirasi, SNI, NRP, Sertifikat sudah ada tapi di cabang KOPANA Lubuklinggau fhoto copy semua. Saya menerangkan ke Pusat  bahwa di lubuklinggau menerangkan alat kita palsu, tetapi dipihak perusahan sertifikat kalibirasi sudah ada sejak tahun 1987  dan semua itu telah menjelekkan Koperasi KOPANA,  saya tidak berpikir yang macam-macam.. yang jelas urusan perusahaan pusat, ungkapnya.

Kita sudah dilengkapi semua, karena kantor sering pindah-pindah, kenapa pindah-pindah..? karena parkir nggak ada serta nggak cocok mungkin beberapa bulan kedepan dipindahkan oleh pusat, sebab kami punya referensi pusat Jakarta,  dibawah naungan koperasi KOPANA. Saat dikonfirmasi skandal ; “apa betul Bapak (Rudiansyah) Kepala Cabang KOPANA? “ya.. betul, saya kepala cabang KOPANA Lubuklingau. Bukan satu cabang di Lubuklinggau Pak..? Ada empat cabang di  Lubuklinggau, yang lainnya sudah tutup semua, kebenaran saya memegang Lubuklinngau 4 (empat). Saya kebagian yang terakhir,  bila saya bicara beberapa tahun yang lalu saya enggak tahu pak..saya baru berdiri 2011 yang lalu dan sudah pindah sebanyak dua kali, saya punya karyawan enggak berapa banyak yang mau kerja aja pak, sebab kerjanya susah, kita kerjanya tidak mengikat tidak ada UMR nya, kita tidak ada pengikat kerja disini (KOPANA). Sedangkan mantan karyawan KOPANA dikonfirmasi yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa setiap tenaga kerja wajib memberikan jaminan Ijazah asli setingkat SMA, namun ada juga yang tidak tamat SMA atau yang tidak punya jaminan Ijazah asli boleh meminjam Ijazah saudara bahkan Ijazah isterinya.  Ijazah tersebut akan dikirimkan ke Bandung, itu aturan manajemen Cabang KOPANA Lubuklinggau, yang menjadi pertanyaan kenapa tidak ke pusat Jakarta, wah ini               akal-akalan, manajemennya bisa berubah sewaktu-waktu, ada yang tidak beres, bahkan karyawan yang bekerja punya nomor NIP yang tertera di Surat Tugas yang sepatutnya dipertanyakan keabsahannya. Akan tetapi Gaji karyawan KOPANA Cabang Lubuklinggau tidak menentu bila tidak mencapai target 30 unit akan dipotong, potongan gaji tidak tentu aturannya bisa 27 ribu kali perunit, 23 perunit bahkan angus (tidak menerima gaji satu rupiahpun). Saat ditanyakan hal tersebut  kepada Rudiansyah, kalian kan (karyawan) tidak memunuhi target makanya gajinya tidak keluar, karna tidak mencapai target, angus bila tidak ditutupi dengan uang. Kamu hanya menerima uang tiga bulannya saja sebanyak produk yang terjual oleh kamu itupun bila pembayaran dari customer lunas semua, ujar Rudiansyah. Mustahil saya tutupi kekurangan penjualan sebanyak 13 unit bila gaji saya hanya 900. 000,- rupiah. Sedangkan setoran perunit sebesar 85. 000,- rupiah dikalikan 13 unit, berapa lagi saya menerima gaji, sedangkan saya bekerja mati-matian selama satu bulan penuh, demi memenuhi kebutuhan keluarga, ujar mantan karyawan kepada Skandal.

saroni kopana2Biaya member/anggota kopana bisa dibayar tunai atau diangsur selama 3 kali (tiga bulan ), dengan  membayar uang muka sebesar   Rp.130.000,- dan sisa Rp. 269.000,- diangsur selama 3 bulan. Bulan pertama sebesar Rp. 90.000,-. Bulan kedua sebesar Rp. 90.000,-. Bulan ketiga/terakhir sebesar Rp. 89.000,-. Konstribusi wira penjualan pertamina tidak ada hubungan dengan kita tidak melalui koperasi, berdiri sendiri dari pusat langsung kita tidak ada dana kas, karena berapapun hasil penjualan satu hari langsung kita setorkan kepusat (Jakarta) langsung, tidak ada setok kas, ujarnya tegas.

Saat dikonfirmasi skandal tentang badan hukumnya, Rudiansyah selaku kepala Cabang KOPANA kota Lubuklinggau, menurutnya sudah memenuhi syarat sehingga bicara tentang SIUP, NPWP, serta legaliatas lainnya nggak pas, karena surat yang lain-lain tidak penting lagi karena SIUP, NPWP, serta legaliatas sudah ada di pusat Jakarta semua, paling-paling kita minta izin dan minta bantu dari kelurahan setempat, minta pengantar dan izin domisili. Bila kita sudah bicara tentang SIUP harus NPWP ngak kena, kenapa saya bilang nggak kena, karena kita ada pemotongan Pph dan Ppn langsung dari pusat. sembari mempersilakan skandal menghubungi KOPANA Pusat di Jakarta malah lebih enak, namun bila berurusan dengan kantor cabang sangat kecil kemungkinan, tegasnya berapi-api.

KOPANA Cabang Kota Lubuklinggau sudah bergerak sejak tahun 2011 sampai saat turunnya berita ini. Silakan Bapak datang kekantor untuk melihat surat-surat dari kami, jangan seolah-olah nanti muncul berita seperti dahulu. Menurutnya kenapa baru sekarang dipertanyakan legalitas KOPANA Cabang Kota Lubuklinggau, kenapa tidak dari dulu dipertanyakan bahkan ditutup, kami masih menunggu apa maunya pusat sebab itu kami belum memiliki legalitas hanya surat izin dari kelurahan setempat, Permasalahan ini sudah saya serahkan kepada pusat (Jakarta) jelas Rudiansyah dengan tegas, saat   dikonfirmasi melalui via hand phone 085378888089.

kopana

Regulator gas LPG berlambang kuda laut yang beredar luas di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas, Sekayu

Masyarakat sudah sangat terjamin karena sudah nyaman dan aman menurutnya, tidak ada musibah kebakaran yang disebabkan oleh regulator dari KOPANA, silakan Bapak main ke daerah Suka Mulya disitupun diminta pergantian 2011 yang lalu dia minta lagi alat, kenapa… karena rumah tangga mereka nyaman dan aman, karena alat kita pakai safety Pak. Bila Bapak mau uji coba kalibirasi silakan datang aja kekantor, kita uji coba. Penjualannyapun sifatnya ada  Perkelompok laporan ke Kelurahan dan RT (penyuluhan), dan individu dor to dor (rumah-kerumah),  kita tidak ada pemaksaan pada masyarakat, kita hanya menerangkan beberapa katagori beberapa hal, yang pertama masyarakat sangat awam tentang tabung gas yang asli dan palsu karena banyak sekali beredar tabung gas yang palsu di masyarakat, yang kedua masyarakat tidak mengetahui masa expayer tabung gas, yang ketiga masyarakat tidak mengetahui sama sekali kenapa regulator setelah dipasang terjadi kebocoran.  Kita fokusnya bukan menjual alat Regulator Gas, kita fokusnya memberi pengetahuan atau penyuluhan. Secara sosial kita intinya  sangat  membantu masyarakat. Bila mau dicegah kenapa ngak dari dulu.. kan begitu..kalau dari dulu kan malah enak, sejak sewaktu tahun 2007 sejak program dari Pak Yusuf Kala tabung gas kecil  (3 kg), ujarnya semangat.

Sementara Skandal menghubungi kantor pusat KOPANA Jakarta (021) 47864947 aktif, tapi selalu tidak dijawab, juga diangkat. Lalu, Skandal konfirmasi  kantor Cabang KOPANA Palembang (0711) 514802 aktif yang tertera di buku kartu anggota resmi, saat dikonfirmasi menyatakan ; “ini  kan rumah, saya tidak bekerja di KOPANA, tempat tinggal serta tidak bekerja di KOPANA, dan sudah lama tutup  dua tahun yang lalu, paling itu menyewa juga Pak, karena di Cabang Palembang juga banyak yang komplain, bukan saya menutupi..saya tidak tahu mau bagaimana. Katanya pusatnya di Bandung Pak.. mungkin menyewa itu atau mungkin tidak resmi juga itu Pak”,  ungkapnya. (liperri)

Kompi Damdim 0406 Lubuk Linggau dijadikan Ajang Perjudian Bola Gelinding

Lubuk Linggau LIPER-RI

Berdasarkan Investigasi Kami Dilapangan Bahwa telah terjadi Perjudian Bola Gelinding Yang Beralamatkan Di Komplek Kompi Dandim 0406 Musi Rawas,kenapa aparat penegak hukum tutup mata dengan kejadian ini seperti KAPOLRES mui rawas ,KAPOLRES lubuk linggau dan kodim 0406 lubuk linggau sedangkan Perbuatan ini Sudah Melanggar Terhadap Undangan-Undangan Nomor 07 Tahun 1974 Tentang penghapusan perjudian Pasal 3 ayat (1) dan PP nomor 09 Tahun 1981 Pasal 1 Hurup B Poin 7, Tentang Pelaksanaan Undang- Undang Nomor 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian, dan KUP pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Perjudian, Oleh karena itu Kami Mendesak Kapolres Kota Lubuklinggau dan kapolres musi rawas untuk menangkap Bandar Judi Bola Gelinding tersebut Yang dilaksanakan oleh :

Nama : Ade Rusli

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Alamat : Sekayu Palembang

sedangkan kompi adalah markas TNI tapi mengapa TNI tutup mata berarti masyrakat patut mencontoh ulah yang seperti ini di karnakan aparat dengan tidak sengaja mengajarkan masyrakat.untuk membukak lapangan perjudian bebas di kota lubuk linggau.dimana hukum di tegakan di indonesia apabila hal ini aparat penegak hukum tidak bisa memberantaskan atau menuntaskan perkara tersebut.harapan kami dari lembaga intelijen pers reformasi republik indonesia cabang sumatra selatan.aparat penegak hukum TNI bekerja sama melakukan penagkapan kepada saudara ADE RUSLI selaku bandar judi bola gelinding dan memberikan sanksi Undangan Nomor 07 Tahun 1974 Tentang penghapusan perjudian Pasal 3 ayat (1) dan PP nomor 09 Tahun 1981 Pasal 1 Hurup B Poin 7, Tentang Pelaksanaan Undang- Undang Nomor 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian, dan KUP pasal 303.

MODUS OPRANDI Tim Ivestigasi kami Dilapangan bahwa Modus operandi yang diguna dalam mengadakan perjudian bola gelinding ini dengan menjual kupon seharga Rp5.00-5000 untuk satu koin, dan pembeli/pemasang akan meletakan Koin-koin tersebut diletakkan di atas meja yang sudah ada berbagai macam angka nomor sebelum bola digelindingkan, Jika bola berhenti di salah satu nomor yang ada koin milik pemain/pemasang, maka yang bersangkutan akan mendapatkan hadiah berupa, rokok, atau uang tunai.

Dan selanjutnya berdasarkan Analisi Tim LEMBAGA INTELIJEN PERS REFORMASI REPUBLIK INDONESIA Kota Lubuklinggau Dan Kabupaten Musi Rawas Bahwa Sesuai dengan Undangan-Undangan Nomor 07 Tahun 1974 Tentang penghapusan perjudian Pasal 3 ayat (1) dan PP nomor 09 Tahun 1981 Pasal 1 Hurup B Poin 7, Tentang Pelaksanaan Undang- Undang Nomor 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian, dan KUP Pasal 303 seharusnya POLRI menertibkan perjudian tersebut dan menangkap bandarnya, karena logika hukumnya kalau perjudian bola gelinding tersebut dibiarkan berarti pihak kepolisian yang harus bertanggungjawab, oleh sebab itu Lembaga intelijen pers reformasi republik Indonesia Kota Lubuklinggau Dan Musi Rawas meminta kepada kapolres Kota Lubuklinggau harus bertindak tegas terhadap Bandar Tersebut.akan tetapi suda hampir 1 tahun perjudian munguasai kompi damdim 0406 ini terus berlanjut tidak ada penggerbakan atau penangkapan dimana hukum di indonesia apa dijalankan apa tidak.

.DI DUGA KOPANA LUBUKLINGGAU ILEGAL

DI DUGA KOPANA LUBUKLINGGAU ILEGAL

Produk KOPANA :
Regulator gas LPG berlambang kuda laut yang beredar luas di Kota Lubuklinggau  dan  Kabupaten Musi Rawas.

Diduga  Kopana Ilegal

SKANDAL  Lubuklinggau
Dunia Koperasi di Republik ini sudah tercoreng, demi meraup keuntungan rela melakukan dengan segala cara, hal ini terjadi di Kota Lubuklinggau dan  Kabupaten Musi Rawas Propinsi Sumatera Selatan.
Menurut informasi dari salah satu seorang  karyawan Koperasi Purna Karyawan Pertamina (KOPANA)  kepada Skandal, yang meminta tidak mau disebut  jati dirinya. Menurutnya patut dipertanyakan legalitasnya, Cabang KOPANA  yang konon ceritanya koperasi ini bergerak di wilayah Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau dengan jumlah karyawan kurang lebih  sebanyak 40  tenaga kerja dengan jabatan marketing/tekhnisi, supervisor,  termasuk Kollector.  Produk Regulator yang berlambang kuda laut ini sudah beredar luas di masyarakat di wilayah sebagaimana disebutkan diatas, bahkan Cabang KOPANA Kota Lubuklinggau sudah buka cabang lagi di Sekayu, Prabumulih Sumatera Selatan dan Bengkulu Utara, ujar Rudiansyah selaku kepala Cabang KOPANA  kepada Skandal.
Dia juga dalam hal menyayangkan pemberitaan yang pernah dilangsir oleh media Nasional Pelita Rakyat yang juga LIPER-RI tidak pernah ketemu muka sama sekali (konfirmasi kepihaknya), didalam koran alat (kepala gas/regulator) kita belum ada kalibirasinya, surat  kita ada semua dari pusat Sertifikat kalibirasi, SNI, NRP, Sertifikat sudah ada tapi di cabang KOPANA Lubuklinggau fhoto copy semua. Saya menerangkan ke Pusat  bahwa di lubuklinggau menerangkan alat kita palsu, tetapi dipihak perusahan sertifikat kalibirasi sudah ada sejak tahun 1987  dan semua itu telah menjelekkan Koperasi KOPANA,  saya tidak berpikir yang macam-macam.. yang jelas urusan perusahaan pusat, ungkapnya.
Kita sudah dilengkapi semua, karena kantor sering pindah-pindah, kenapa pindah-pindah..? karena parkir nggak ada serta nggak cocok mungkin beberapa bulan kedepan dipindahkan oleh pusat, sebab kami punya referensi pusat Jakarta,  dibawah naungan koperasi KOPANA. Saat dikonfirmasi skandal ; “apa betul Bapak (Rudiansyah) Kepala Cabang KOPANA? “ya.. betul, saya kepala cabang KOPANA Lubuklingau. Bukan satu cabang di Lubuklinggau Pak..? Ada empat cabang di  Lubuklinggau, yang lainnya sudah tutup semua, kebenaran saya memegang Lubuklinngau 4 (empat). Saya kebagian yang terakhir,  bila saya bicara beberapa tahun yang lalu saya enggak tahu pak..saya baru berdiri 2011 yang lalu dan sudah pindah sebanyak dua kali, saya punya karyawan enggak berapa banyak yang mau kerja aja pak, sebab kerjanya susah, kita kerjanya tidak mengikat tidak ada UMR nya, kita tidak ada pengikat kerja disini (KOPANA). Sedangkan mantan karyawan KOPANA dikonfirmasi yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa setiap tenaga kerja wajib memberikan jaminan Ijazah asli setingkat SMA, namun ada juga yang tidak tamat SMA atau yang tidak punya jaminan Ijazah asli boleh meminjam Ijazah saudara bahkan Ijazah isterinya.  Ijazah tersebut akan dikirimkan ke Bandung, itu aturan manajemen Cabang KOPANA Lubuklinggau, yang menjadi pertanyaan kenapa tidak ke pusat Jakarta, wah ini               akal-akalan, manajemennya bisa berubah sewaktu-waktu, ada yang tidak beres, bahkan karyawan yang bekerja punya nomor NIP yang tertera di Surat Tugas yang sepatutnya dipertanyakan keabsahannya. Akan tetapi Gaji karyawan KOPANA Cabang Lubuklinggau tidak menentu bila tidak mencapai target 30 unit akan dipotong, potongan gaji tidak tentu aturannya bisa 27 ribu kali perunit, 23 perunit bahkan angus (tidak menerima gaji satu rupiahpun). Saat ditanyakan hal tersebut  kepada Rudiansyah, kalian kan (karyawan) tidak memunuhi target makanya gajinya tidak keluar, karna tidak mencapai target, angus bila tidak ditutupi dengan uang. Kamu hanya menerima uang tiga bulannya saja sebanyak produk yang terjual oleh kamu itupun bila pembayaran dari customer lunas semua, ujar Rudiansyah. Mustahil saya tutupi kekurangan penjualan sebanyak 13 unit bila gaji saya hanya 900. 000,- rupiah. Sedangkan setoran perunit sebesar 85. 000,- rupiah dikalikan 13 unit, berapa lagi saya menerima gaji, sedangkan saya bekerja mati-matian selama satu bulan penuh, demi memenuhi kebutuhan keluarga, ujar mantan karyawan kepada Skandal.
Biaya member/anggota kopana bisa dibayar tunai atau diangsur selama 3 kali (tiga bulan ), dengan  membayar uang muka sebesar   Rp.130.000,- dan sisa Rp. 269.000,- diangsur selama 3 bulan. Bulan pertama sebesar Rp. 90.000,. Bulan kedua sebesar Rp. 90.000,. Bulan ketiga/terakhir sebesar Rp. 89.000,-. Konstribusi wira penjualan pertamina tidak ada hubungan dengan kita tidak melalui koperasi, berdiri sendiri dari pusat langsung kita tidak ada dana kas, karena berapapun hasil penjualan satu hari langsung kita setorkan kepusat (Jakarta) langsung, tidak ada setok kas, ujarnya tegas.
Saat dikonfirmasi skandal tentang badan hukumnya, Rudiansyah selaku kepala Cabang KOPANA kota Lubuklinggau, menurutnya sudah memenuhi syarat sehingga bicara tentang SIUP, NPWP, serta legaliatas lainnya nggak pas, karena surat yang lain-lain tidak penting lagi karena SIUP, NPWP, serta legaliatas sudah ada di pusat Jakarta semua, paling-paling kita minta izin dan minta bantu dari kelurahan setempat, minta pengantar dan izin domisili. Bila kita sudah bicara tentang SIUP harus NPWP ngak kena, kenapa saya bilang nggak kena, karena kita ada pemotongan Pph dan Ppn langsung dari pusat. sembari mempersilakan skandal menghubungi KOPANA Pusat di Jakarta malah lebih enak, namun bila berurusan dengan kantor cabang sangat kecil kemungkinan, tegasnya berapi-api.
KOPANA Cabang Kota Lubuklinggau sudah bergerak sejak tahun 2011 sampai saat turunnya berita ini. Silakan Bapak datang kekantor untuk melihat surat-surat dari kami, jangan seolah-olah nanti muncul berita seperti dahulu. Menurutnya kenapa baru sekarang dipertanyakan legalitas KOPANA Cabang Kota Lubuklinggau, kenapa tidak dari dulu dipertanyakan bahkan ditutup, kami masih menunggu apa maunya pusat sebab itu kami belum memiliki legalitas hanya surat izin dari kelurahan setempat, Permasalahan ini sudah saya serahkan kepada pusat (Jakarta) jelas Rudiansyah dengan tegas, saat   dikonfirmasi melalui via hand phone 085378888089.
Masyarakat sudah sangat terjamin karena sudah nyaman dan aman menurutnya, tidak ada musibah kebakaran yang disebabkan oleh regulator dari KOPANA, silakan Bapak main ke daerah Suka Mulya disitupun diminta pergantian 2011 yang lalu dia minta lagi alat, kenapa… karena rumah tangga mereka nyaman dan aman, karena alat kita pakai safety Pak. Bila Bapak mau uji coba kalibirasi silakan datang aja kekantor, kita uji coba. Penjualannyapun sifatnya ada  Perkelompok laporan ke Kelurahan dan RT (penyuluhan), dan individu dor to dor (rumah-kerumah),  kita tidak ada pemaksaan pada masyarakat, kita hanya menerangkan beberapa katagori beberapa hal, yang pertama masyarakat sangat awam tentang tabung gas yang asli dan palsu karena banyak sekali beredar tabung gas yang palsu di masyarakat, yang kedua masyarakat tidak mengetahui masa expayer tabung gas, yang ketiga masyarakat tidak mengetahui sama sekali kenapa regulator setelah dipasang terjadi kebocoran.  Kita fokusnya bukan menjual alat Regulator Gas, kita fokusnya memberi pengetahuan atau penyuluhan. Secara sosial kita intinya  sangat  membantu masyarakat. Bila mau dicegah kenapa ngak dari dulu.. kan begitu..kalau dari dulu kan malah enak, sejak sewaktu tahun 2007 sejak program dari Pak Yusuf Kala tabung gas kecil  (3 kg), ujarnya semangat.
Sementara Skandal menghubungi kantor pusat KOPANA Jakarta (021) 47864947 aktif, tapi selalu tidak dijawab, juga diangkat. Lalu, Skandal konfirmasi  kantor Cabang KOPANA Palembang (0711) 514802 aktif yang tertera di buku kartu anggota resmi, saat dikonfirmasi menyatakan ; “ini  kan rumah, saya tidak bekerja di KOPANA, tempat tinggal serta tidak bekerja di KOPANA, dan sudah lama tutup  dua tahun yang lalu, paling itu menyewa juga Pak, karena di Cabang Palembang juga banyak yang komplain, bukan saya menutupi..saya tidak tahu mau bagaimana. Katanya pusatnya di Bandung Pak.. mungkin menyewa itu atau mungkin tidak resmi juga itu Pak”,  ungkapnya. (ed)Ciutkan pos ini

ANGGOTA LIPER-RI KOTA LUBUK LINGGAU DAN MUSIRAWAS

Republik Indonesia

Republik Indonesia (Photo credit: kakarottan)

LEMBAGA INTELIJEN PERS REFORMASI

        REPUBLIK INDONESIA                     

                        Secretariat perwakilan kab: Musi Rawas jalan Triunggal No.47 .Rt II Ds 1 Megang sakti IV .

 No hp.085267119654 –  081278358663

                       

DINAS INTELJIEN

 

 

           

 

Setruktur Pengurus Harian Lembaga Intelijen Pers Republik Indonesia ( LIPER-RI ).

Nama                            : ZUBAIDAH.MN

Jabatan                         :ketua penurus harian LIPER-RI Kab:Musi Rawas

NTA                              :015/01/LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :EDISON.H.( Marison Efendi ).

Jabatan                         :WAKIL KETA LIPER-RI  kab:Musi Rawas.

NTA                              :015/02/ LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            : SYARIFUDIN.

Jabatan                         :SERETARIS  LIPER-RI Kab:Musi Rawas

NTA                              :015/03./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :RAHMAD BASTARI.SE

Jabatan                         :SEKRETARIS-LIPER.RI KOTA LUBUK LINGGAU

NTA                              :015/04/LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :DARNA WATI SH.

Jabatan                         :BENDAHARA  LIPER-RI Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/05/LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :M.SIGIT SH.

Jabatan                         :KETUA HUKUM,HAM & KRIMINAL  LIPER-RI Kab:Musi Rawas

NTA                              :015/06/LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          : :Republik Indonesia

Nama                            :RUSLAN.

Jabatan                         :HUKUM,HAM & KRIMINAL  LIPER-RI Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/07./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          : :Republik Indonesia

Nama                            :BASIR AG

Jabatan                         :WAKA HUMAS DAN PLITIK.LIPER-RI Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/08./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :SUKARNI

Jabatan                         :ANGGOTA LITBANG.  LIPER-RI Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/010./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :ANDI SEFTA DINATA

Jabatan                         :INFOKOM.  LIPER-RI Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/09./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :ELPIS KUSNADI

Jabatan                         :INFOKOM.  LIPER-RI Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/013./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :ANTON

Jabatan                         :ANGGOTA.  LIPER-RI Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/016./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :ALHAM

Jabatan                         :ANGGOTA. Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/018/LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :NOVIS

Jabatan                         :HUKUM DAN HAM. Kab:Musi Rawas dan lubuk linggau

NTA                              :015/017/LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :UMAR

Jabatan                         :ANGGOTA. Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/014/LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :

Jabatan                         :ANGGOTA. Kab:Musi Rawas dan LLG

NTA                              :015/…./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Nama                            :

Jabatan                         :ANGGOTA. Kab:Musi Rawas

NTA                              :015/…./LIPER-RI/PD/PK/1/2008

Wilaya                          :Republik Indonesia

Gambar

Musi rawas  pelita

Mengacu pada peraturan menteri pendidikan nasional dan kebudayaan republik Indonesia Nomor 51 tahun 2011 tentang petunjuk teknis  penggunaan dana oprasional sekolah  BOS tahun 2012.dan serta tugas dan tanggung jawab sekolah.bagi yang telah menerima BOS  pihak sekola harus benar benar bertanggung jawab tentang pengelolaan dan pembelanjaan dana BOS tersebut.pihak sekolah bersipat transparansi kepada dewan guru,wali murid ataupun masyarakat.dan akuntanbel tentang pembelanjaan dana BOS komite bendahara dan kepala sekolah bertanggung jawab penuh tentang pembelanjaan dana BOS disetiap sekolah yang menerima dana BOS.dari pemantauan pelita RAKYAT dilapang tentang pengelolaan dana BOS 2 sekolah diduga dalam penyimpang.dari dasar investigasi bukti dilapang SDN No.1 Air Deras kec.STL ulu trawas dan SDN Pangkalan kec St lulu trawas kabupaten musi rawas .

Di SDN No.1 AIR Deras pelita RAKYAT menemukan tentang tentang rehab ringan yaitu seperti pengecetan atu perbaikan sekolah diduga tidak dikerjakan oleh pihak sekolah tahun anggaran 2012 dan data siswa di papan bor 149  ternayata dari keterangan bendahara 148 siswa berarti.diduga menipulasi data siswa ,untuk alat pembelajaran penjelasan dari bendahara bos saudara SARYONO dari anggaran BOS 2011 sampai dengan 2012 seperti  computer tidak ada disekolah tersebut.sedang kan dari petunjuk teknis BOS No.51 tahun 2011 suda jelas tentang penalokasian dana BOS setiap ahir tahun pembelian seperangkat computer,destop/work station.apa bila uang tersebut lebi maka dikembalikan ke kas NEGARA  halaman sekolah tersebut tanpa ada keindahan dan bahkan di penuhi oleh rumput tanpa ada pemotongan rumput disekolah tersebut.sama seperti halnya di SDN Pangkalan kec.Stl ulu trawas kab.musi rawas sekolah tersebut dindin terlihatan kusang di duga tanpa  ada pengecetan dari pihak sekolah pada anggaran BOS tahun 2012 sedangkan murid di sekolah tersebut sebanyak 224 dipapan BOR tapi penjelasan dari dewan guru murid ahanya 2018 berarti inipun di duga menipulasi data siswa .kepala sekolah tersebut dipinpin IRAWAN Sp.d selaku kepala sekolah dan bendahara mantan kepala sekolah SDN pangkalan 2010 pelita rakyat kompir masi kepada pihak sekolah guna menyelidiki peng alokasian dana BOS  tepat pada sasran kepada saudara M.ALAMUDIN Sp.d bahkan alamudin setenga emosi menjawab seraya emosi ,untuk penyimpangan dana BOS sangatla sedikit karna kami suda di lati dihtel HAKMAS TABA minggu lalu semua akan terekam dicomputer dan saya sendiri oprator computer disolah SDN pangkalan ini kata pak alamudin.tapi pelita rakyat melihat dengan mata kepala sendiri bahwa sekolah tersebut tanpa ada perehaban ringan dari dana BOS anggaran 2012 .berarti untuk pengawasan dari dinas pendidikan Musi rawas sangat minim untuk kesekolah sekolah .apaka kita harus tutup mata mentulikan telinga apabila terlihat kejanggalan kejanggalan terhadap dunia pendidikan.juknis BOS suda jelas bahwa bos di awas ketat oleh masyarakat dan lembaga funggsi lainya .bos juga terdiri dari Bos pusat,provinsi dan Dan Bos daerah  dan tertuang dengan sanksi atas penyimpangan dana BOS EDISON/NIKO

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: